Aromatherapy helps people to sleep early. Whilst A Rhoma Therapy, “Begadang jangan begadaaang, kalau tiada artinyaaa…” -@Ari_Pt
(btw, panggilan kepada @sissyssy, @cintaadita dan sandyverden, kayaknya ini bisa menjawab request-an kalian di ask nindy, tentang postingan lawak-lawakan, ayu tingting dan kehidupan anak kuliah)
heeey, jamaaah, oy!
ya, seperti yang sudah bisa ditebak kali ya, postingan ini ditulis di kala gue seharusnya tidur. ah, tapi tidur itu susah ya. kalo disuruh memilih antara susahan mana, tidur apa cari pacar, gue gak yakin mana yang lebih susah. oh ya, berhubung koordinasi otak, mata, dan jari jemari juga sebenernya agak patut dipertanyakan, jadi harap maklum ya kalo misalnya banyak ke-absurd-an, per-typo-an, dan ketidaksempurnaan. bagaimanapun kan, kesempurnaan sesungguhnya hanya milih aloh. #eaaa
hohemji, sebenernya capek banget, tapi masih terlalu semangat buat tidur. oh my god. oh my god. (eh ngomong-ngomong, seandainya atheis, dia nyebut OMG itu mungkin OYG kali ya, oh your god. gitu…. #kemudianhening)
eniweh ya, biarpun itungannya udah masuk senen, tapi karena gue belum tidur, masih sahih lah ya kalo dianggap ini weekend (oke, maksa ya? oke, fine). dan biasalah, kalo weekend kan, biasanya ekspektasinya begini:
menikmati gemerlap kehidupan malam….
partying partying high high, i’m so high fly fly, up in the sky…
tapi realitynya sesungguhnya begini:
#LemburUnite di library
pacaran sama kerjaan
aih sedap nindy.
sebenernya sih gue nugas bukan karena rajin sih, percayalah, se-nerdy-nerdy-nya gue dan sesuka-sukanya gue sama belajar, gue selalu berusaha untuk meliburkan diri di weekend, sesuai anjuran alkitab…beristirahatlah di hari sabat kan. tapi kali ini gue nugas karena…..bentar lagi liburan natal dan gue bakal pulang ke jekardah metropolitan mamen! dan demi mengejar liburan yang tentram, disertai dengan harapan agar menyundul nilai hingga pertamax, gue pun ngerjain tugas di malem minggu dan minggu malem.
oh kuliah, oh kuliah.
katanya yah, gue denger-denger dari berbagai opini masyarakat dan khalayak luas, itu kalo mahasiswi, jomblo, yang malem mingguannya ngerjain tugas tuh pesonanya/kecantikannya, bertambah sampe 99.96% loh! alhamdulillah yah sesuatu banget gak sih?! yaa, tapi biar dikata pesonanya nambah kek, jomblonya sih tetep.
haha. krik krik.
hm, duh kesannya kok gue gak punya pacar aja desperate banget sih. padal sebenernya sih biasa aja. malah sekarang lagi gak pengen punya, karena gue lagi mengejar pemecahan rekor di valentine’s day 2012, rekor ini nih: alone in valentine’s day for 20 YEARS IN A ROW!! wiiiiiiiiii :D #ForeverAlone
eh tapi kenapa ya, kok kayak ada ekspektasi tertentu gitu kalo udah mahasiswa/i itu diharapkan/dianjurkan/dihimbau biar punya pacar? gue jadi heran. sebenernya niat kuliah orang-orang itu cari ilmu apa cari jodoh sih? #eaaa #aihkritissekalinindy
lagian buat apa pacaran sih kalo masih ngegalau mulu di twitter? #pfft #larilarikecil
lagian buat apa pacaran sih kalo toh ‘Habis Tante Terbitlah Ting-Ting’? #EAAA #edisiRafiAhmad #maafkanakuIbuKartini
lagian buat apa pacaran sih kalo gak berpengaruh sama penjualan album?#TerAnangdanAshanty
#kemudianhening
gosh. ini postingan ngalor ngidul kemana-mana….oh kemanaaa #TerTingTing
aduh, ngomong-ngomong tentang aku-kamu pikir pikir (I-U Think-Think), itu mbak-mbak sekarang apa kabarnya ya, perasaan gak kedengeran lagi sejak pacaran sama rapi amat. dan sebenernya dia itu siapa sih? kok bisa mendadak beken dah. gak ngerti di mana logika hatiku jatuh cinta kepadanya nyanyi lagu tentang menjadi troll victim dari alamat palsu bisa jadi beken.
sama gak ngertinya sama kenapa lagu ayo kita goyang gayung bisa jadi happening banget. ada apa dengan perdangdutan nusantara yang dipenuhi ajakan tidur padal baru kenal dan hamil duluan (ya abis sih, baru kenal aja udah mau diajak tidur -__-)? aduh, kalo bang rhoma sih udah pasti bilang ter-la-lu ya, kalo dia dengerin dangdut masa kini. dan coba, bayangin apa nanti kata meggy z kalo seandainya dia idup lagi? pasti dia cuma bisa bilang “sungguh teganya-teganya-teganya-teganyaaaa”. dear, penyanyi dangdut masa kini, buatlah lagu dengan tema lain selain berbadan dua.
ngomong-ngomong, lala karmela itu siapa ya? penyanyi dangdut juga ya? abis namanya koplo pantura banget.
eiz, perdangdutan oh perdangdutan.
baiklah, seiring dengan bertambahnya kadar keabsurdan postingan ini, i think i should stop. good night, good people! ingatlah, kesuksesan pergaulan tidak dijamin oleh kesuksesan anda dalam menggauli atau digauli.

alamak!
ini kan mas yang di iklan kopi yang “ah-coba-dia-ga-pake-ngemeng-tambah-ganteng-deh” itu ya?
rupanya, dese orang indonesia didikan jerman. ah memang, sosis jerman the winner. oh, ich mag.
salamlekum!
sebenernya pertama-tama, gue mau memanjatkan doa. tapi setelah dipikir-pikir, kasian juga doa dipanjat-panjat ya. jadi okelah kalau begitu, gue langsung mengucapkan selamat aja kepada handai taulan sesama penulis buku harian di jaringan serat optika ini,
SELAMAT HARI BLOGGER NASIONAL!
ya, gue tau sih by the time tulisan ini dipublish, di Indonesia udah tanggal 28 Oktober (in that case, SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA!), but hey, berubung di london masih hari kamis tanggal 27, ya berarti masih sah ya gue nulis sekarang.
hm.
hari blogger.
yaolo, gak kerasa banget, gue udah menjadi jomblo blogger selama ENAM TAHUN! sokil gob, enem taun, ibarat anak sekarang itu gue udah jadi anak sd kelas satu. lagi ngerasa pinter-pinternya tuh, mentang-mentang udah pake seragam putih-merah. hahaha.
enam tahun. which means gue ngeblog dari umur 13. phew. well, bisa dibilang ngeblog tuh kayanya salah satu hal paling konsisten yang pernah gue lakuin seumur-umur. dan secara gue tu sering banget memulai sesuatu dan berenti di tengah jalan, menurut gue enam tahun gue konsisten blogging adalah pencapaian yang….alhamdulillah, sesuatu banget.
sumpah, syumpah, syumfah. awalnya gue ngeblog, gue gak pernah mengira blogging itu sesuatu yang migunani™. yaa waktu itu sih namanya juga abege yak, biasalah suka rada-rada cari sensasi. kebetulan juga suka nulis, jadi ngeblog seems to be the right thing to do. nulis, dapet. sensasi, dapet. apalagi pan sensasinya berupa komentar manis dari orang-orang yang tidak dikenal di luar sana. HUWOW! berasa eksis abissss! #TolongDimaklumi #NamanyaJugaABGPengenEksis
gue masih inget blog perdana gue yang super bombastis itu, blognya blog friendster (ebuset FRIENDSTER? #KetauanAngkatan iye, gue masih menjadi part dari generasi friendster, buat yang generasi sevel, friendster itu hits. DULU.) dan nama blognya adalah: ratapansuperfufu.blog.friendster.com!
mari diucapkan bersama-sama……astagpiruloooohalajiiiiiimmmm.
anjirlah ngakak berat kalo inget nama blognya! belom lagi isi blognya tu juga, yaaa namanya abege ya, isinya ngomel-ngomel tentang sekolah-lah, ade kelas-lah, guru-lah. kalo diinget-inget isinya ngomel mulu. hmm, sama kadang-kadang ada gosip artis juga yang gue liput, lengkap beserta analisis! masih inget gue ulasan gosip yang paling hot, tak lain dan tak bukan adalah analisis ‘Bapak Kawin Lagi’, sebuah liputan mengenai Aa Gym yang waktu itu baru aja poligami. HAHAHA.
yang tak kalah panas dari blog ratapansuperfufu ini adalah postingan LingoTruckoLogy, yaitu postingan tentang tulisan-tulisan di belakang truk. aaah, good times.
but everything has to come to an end, begitupun perjalanan blog fs ini. setelah friendster turun tahta sebagai barang terngetop di masa itu, seiring dengan meng-hebohnya facebook, gue pun hijrah ke wordpress. waktu itu gue kelas 2 SMA, masih inget gue. dari soal nama blog, mendingan sih, walaupun tetep najis juga. ayo, ada yang masih ingat nama blog kedua gue? well, namanya…(siapin tawa lo yang paling puas) NINDYHAMPIRMAMPUS.WORDPRESS.COM! dengan tagline mautnya: Ketika Kemampusan Dipertanyakan.
anjueeeenngggggg!
gue bener-bener gak tau kenapa gue memberi nama blog gue itu. seinget gue sih, jaman-jaman itu adalah jaman di mana, gue selalu merasa kesialan selalu menimpa gue, tapi gue selaluuuu aja hoki dan kesialan itu akhirnya sirna sendiri. di kala gue terjebak dalam situasi yang menyebabkan gue ngelaknat “MAMPUS GUE!” atau “MAMPUS LO NIN!” eeeh ternyata at the end of the day, gue selalu bisa menyelamatkan diri. puji tuhan, alhamdulillah, hallelujah, amitabha. makanya namanya gitu, HAMPIR mampus. well, seinget gue sih gitu.
kalo dari soal konten sih gak jauh beda dari blog pertama sebenernya. masihlah, ngomel-ngomel labil emo. by far omelan paling labil yang gue inget dari blog ini adalah omelan gue di awal kelas 3 SMA, di mana gue beda kelas sama temen-temen gue dan gue ngerasa dibuang/ditipu guru BP. (INSERT KETAWA ANDA DI SINI). postingan ini hits banget sih menurut gue, yaaaa abisnya gimana lagi, gara-gara ini gue dipanggil guru BP dan wali kelas, gara-gara ini juga untuk pertama kalinya gue nerima komentar tajam setajam silet di section komen gue. ckckck, nindy…nindy.
as for postingan happy-happy paling heboh di blog ini adalah susunan kabinet artis gotong royong: bersatu kita teguh, bercerai rebutan anak. ini adalah daftar artis yang gue rangkai dalam satu kabinet pemerintahan. gue masih inget, presidennya ratu felisha. ahmad dhani sebagai menteri pemberdayaan perempuan (supaya semua perempuan diberdayakan! HA!) dan tampuk kementrian pemuda dan olah raga dipegang oleh sang ratu salsa, venna melinda! *silakan geleng-geleng dan baca yasin di sini*
jesus christ, jesu cristo. gue juga masih suka heran kok dulu gue bisa nulis kaya begitu yak. kangen juga sih nulis kaya gitu dan ngebahas artis. #eh
gue sama si wordpress ini gak lama hubungannya. cuma 1.5 tahun. gara-garanya gue bosen sama si wordpress yang terlalu serius. jadi pas gue kelas 3 SMA, akhirnya gue pun berpindah ke lain platform yang waktu itu belom se-wow sekarang, namanya tumblr. dan, itulah kisah lahirnya blog nindysm.tumblr ini.
well, dari nama, bisa diasumsikan kalo postingannya udah gak seababil pendahulunya ya. udah jarang ngomel-ngomel lagi although menurut gue sih, di blog ini gue beneran bisa ngeliat perkembangan gue sebagai seorang individual. #tsaelaaaah #individuaaallll #bahasalonin
dari postingan di tumblr ini, gue melihat evolusi dari seorang anak SMA sinis skeptis menjadi pemudi new age-neo hippies yang kadang galau, kadang (sok) bijak, kadang (keliatan) intelek, dan selalu memuja nicholas saputra. hahaha. hmm, it’s true then, people change.
dan walau kelangsungan blog suka agak-agak terganggu, apalagi sejak ada twitter yang jujur suka bikin males ngeblog (ngapain ngeblog kalo bisa kultwit? #EAAA), tapi dengan berjalannya kegiatan ngeblog ini selama tiga perempat windu (yak, yak, testing matematika sd…), gue juga gak kebayang apa jadinya kalo gue gak pernah ngeblog/kalo gue bukan blogger.
emang sih, gue gak pernah beken dari nulis blog (atau belom? #kode #sekodekodenya), blog gue gak pernah dibukuin seperti kambing jantan-nya raditya dika (dan jujur, gue juga gatau gue mau nulis apa kalo sampe dibukuin. by far prestasi ngeblog gue adalah di-feature di blog anak goldsmiths.). pun, gue juga gak pernah ikutan kopdar-kopdar atau event blogger, sehingga gue juga gak kenal sapa-sapa di dunia per-go-blog-an ini secara personal.
but anyway, gue jadi punya beberapa teman baru, para pembaca setia blog gue (ada yang udah baca dari jaman blog friendster-saurus loh!) dan walaupun some of them, i’ve never really met in real life, tapi sumpah men, perhatianmu sangat kuhargai! considering waktu yang udah lo spent buat baca racauan gue, bahkan kadang sampe dikomentarin, itu suka bikin terharu! :”) i even think that it’s possible that my loyal readers know me better (at least, know me more) than the people who know me in real life.
knowing that your mundane daily life can make other people laugh or entertained makes me feel better, makes me feel blessed. so, THANK YOU, yes yes you, the very person who is reading this at the moment, for keeping up with me and my idiosyncrasies! *beneran, gue mah takjub kalo inget pembaca gue yang sanggup ‘menemani’ gue dari jaman ababil sampe sekarang*
happiness is real when shared, kan katanya gitu, so once again thank you xie xie kam sia, buat waktu, perhatian, dan komentar yang sudah diberikan. it really makes me happy.
so, dalam rangka merayakan hari blog nasional dan syukuran karena gue masih punya pembaca, gue memperbolehkan lo request topik untuk gue blog-in! bisa di-drop di message/tweet/or, simply answer this question: what do you want me to write about?
Perempuan datang atas nama cinta
Bunda pergi karena cinta
Digenangi air racun jingga adalah wajahmu
Seperti bulan lelap tidur dihatimu
Yang berdinding kelam dan kedinginan
Ada apa dengannya
Meninggalkan hati untuk dicaci
Baru sekali ini aku melihat karya surga dalam mata seorang hawa
Ada apa dengan cinta
Tapi aku pasti akan kembali
Dalam satu purnama
Untuk mempertanyakan kembali cintanya
Bukan untuknya
Bukan untuk siapa
Tapi untukku
Karena aku ingin kamu
Itu saja
(Ada Apa Dengan Cinta, 2002)
one of my favourite poems. mas nico oh mas nico, jutek aja cakep yak #lapiler3galon
selamat pagi, siang, sore dan malam rekan-rekan sejawat se-Nusantara!
bagaimana puasamu hari ini? semoga gak laper-laper amat.
para pembaca yang setia (azeeek), apabila kamu mempertanyakan, apakah aku puasa atau tidak, oh well…kamu tentunya sudah tau kalau aku bukanlah seorang pengikut trend. sekarang ini trendnya orang berpuasa, maka dari itu aku tidak puasa #dirajamFPI #diharamkanMUI
anywaaaaaaay, let’s not dwell on things like that.
ah, belakangan ini gue banyak menerima complaint. katanya tumblr gue jarang bet diupdate, katanya pada kangen cerita-cerita gue, katanya gue gak perhatian, gue cuek, gue egois (eh maaf, itu keluhan soal lain ;p). hih, gue jadi jengah sendiri, jadi…jadi semuanya salah gue? salah temen-temen gue? #dilemparbolpoinsamaRangga
oke, gue mengakui gue lagi agak-agak males nulis blog karena keasikan main sama orang-orang gaul ibu kota, kelewatan ngelayap di lika-liku metropolitan, tapi ada juga yang bisa disalahkan dalam prahara ini (azeek main nyalahin sembarangan).
namanya telkom vision.
jadi begini ceritanya, satu gedung apartemen gue yang sekarang itu rupanya udah dipasangin telkom vision by default, jadi kita sebagai tenants juga gak dibolehin berpaling ke lain provider komunikasi lainnya. dan keputusan itu ternyata sudah tidak bisa diganggu gugat dari pihak management! ish, dictatorship! #azeek
sebenernya selain jumlah channelnya yang dikit banget –dan gue gak tau bisa ditambah apa gak– gue sih gak ada masalah. that is…until I know that with telkom vision, it means I gotta subscribe to speedy for internet.
MEN, SPEEDY PALE LO BOTAK?
speedy kan super lambat dan suka gak asik abis. sumpah, bahkan sumfah, malah syumfah! kalo ada hal yang lebih lambat dibandingin pergerakan gue mencari jodoh, itu pasti kecepatan internet speedy.
dan parahnya lagi, karena ibuku sudah satisfied dengan dia punya iPad, dia bilang kalo “ah gak perlulah pasang internet di rumah”.
DHUAR!
bagai mendengar petasan yang meledak di kuping sendiri, gue gak ada pilihan lain kecuali buat nyanyiin lagu, “betapa maaalang nasibkuuuu….”
hadeh hadeh, udah gak ada mobil, gak ada internet pula. hmm prihatin yah. #apeu
oh ya, selain itu…gue sekarang lagi ngerjain suatu project tulisan. so, emang lagi terpecah-pecah di konsentrasinya. hm jadi kalo blognya lagi gak diupdate, pasrah saja ya, pembaca! #penulisbangke
| gue : | kenapa sih, kalo di tv-tv sebutannya "Bunga diperkosa", "Mawar digagahi"? |
| hanif : | ye masa "Kembang Sepatu diperkosa" -___- |
| gue : | iye tapi napa mesti bunga dah? |
| hanif: | karena, ibarat bunga...yang sarinya sudah diambil. |
| gue + hanif : | tsaaah... |
wah! submittan kurang kerjaan gue ternyata lolos sensor dan dipost!Janganlah sekali-kali kau mengaku sebagai anak 90an bila tidak menonton sinetron ini!
Dibintangi oleh Cok Simbara, Ayu Azhari sebagai Ambar dan Berliana Febrianti sebagai Yunidar, tak bisa diragukan lagi Noktah Merah Perkawinan adalah sinetron yang sangat memukau nalar dan menggoncang iman!
submitted by :nindysm
Seperti biasa,
aku hanya terdiam terpaku di depan layar komputer.
Berpikir.
Terbuai dalam lamunanku sendiri.
Menikmati waktu yang sengaja kubuang.
Walau aku tau aku akan menyesal nantinya.
Nantinya.
Nanti.
Masih nanti.
Yang penting kan bukan sekarang.
Dan sekarang kan yang penting.
Bukan begitu?
Ah, kapan aku akan belajar?
Belajar untuk tidak membuang waktu sembarangan.
Belajar untuk tidak menunggu penyesalan yang pasti datang belakangan.
Ngomong-ngomong, kenapa penyesalan selalu datang terlambat?
Hhm.
Mungkin rumahnya yang paling jauh. Makanya datangnya belakangan.
Aih, lagi-lagi aku ngelantur.
Seperti yang sudah-sudah.
Lagi-lagi merangkai puisi picisan.
Hhm.
Apakah ini puisi?
May. Maybe yes maybe no.
Ada 2 pekerjaan yang harus diselesaikan, yang saat ini ditelantarkan
Kubiarkan buku terjejer di meja, kertas catatan berceceran.
Seperti yang sudah bisa ditebak.
Yang aku dengar,
penulis itu sesungguhnya lebih gila dari seniman dan perupa.
Boleh saja seorang pelukis dan perupa itu menggila
Meluapkan segala emosinya pada kanvas dan tanah liat
Lalu selesai. Mereka puas, mereka lemas (eh?)
Tapi penulis,
selalu larut, terbawa arus pikirannya sendiri.
Catatan dan ketikan tak cukup.
Karena sastra itu sungguh terbatas.
Begitu banyak yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.
Ibarat matematika, bahasa itu infinitif.
Ah, tapi tau apa aku tentang matematika.
Menghitung dengan kalkulator saja masih salah.
Ngelantur ngalor ngidul ngulon ngwetan, sepertinya sudah menjadi tabiatku.
Kegilaanku.
Etos kerja juga barangkali.
Makanya,
Tak perlulah sedu sedan itu (azeek Chairil Anwar),
Aku ini binatang LAjang (azeek “pesan sponsor”), dari kumpulan yang membuang.
Ya, membuang.
Bukan terbuang.
Membuang uang, membuang waktu, membuang tenaga, membuang nafas.
Itulah kumpulanku, Sang Pembuang.
Seperti biasa,
ini hanyalah rentetan berantakan.
Sumonggo, ben wae,
biarkan saja.
diamkan saja.
Biar sunyi.
Kalau mau ramai,
ya bunyikan saja loncengnya, biar terdera, biar mengaduh sampai gaduh (EAAAAA AADC)
I don’t know why I keep thinking this, but it’s been on my mind for the last 15 hours and so I think I have to let it out.
HOW DID VINCENT VAN GOGH MANAGE TO CUT HIS OWN EAR?
Did he do it slowly or brutally quick?
Did he cut it from behind or the front?
Since it must be painful, did he take a lot of “painkillers”?
How did he react when he see his own ear no longer attached to his head?
Was there a lot of blood?
Why the left ear?
If it was the left ear, then why on this self portrait it is the right ear that is bandaged?
Did he use the razor to cut something else afterwards?
Oh well, never mind.